• HOTS, best system with best buy/sell fees up to 0.08/0.18%

Welcome to eTrading Securities

 The Most Popular Online Stock Trading in Indonesia


Bakrieland Gandeng UBS Ikuti Conference di Singapura

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) telah mengikuti Asean & India Conference pada 1-2 September 2010 di Singapura.

Hal ini disampaikan Hiramsyah S. Thaib, Presiden Direktur & CEO Perseroan dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Kamis (2/9).Dijelaskan, Perseroan mengikuti acara ini dengan menggandeng UBS. "Langkah ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi mengenai kinerja dan prospek Perseroan," ujarnya.  

Pamor Saham Bank Menguat

Sektor perbankan masih menyisakan peluang penguatan. Inflasi yang rendah dinilai akan memicu pertumbuhan kredit. Saham mana saja rekomendasi analis?
 
Arga Paradita Sutiono, research analyst Asia Kapitalindo Securities mengatakan, saham perbankan saat ini menarik dikoleksi. Tingkat inflasi Agustus yang terkendali, menimbulkan ekspektasi bahwa suku bunga BI rate akan bertahan di level rendah.
 

Harum Energy Targetkan Produksi Batubara 7,4 Ton

PT Harum Energy Tbk menargetkan produksi batubara sebesar 7,4 ton pada 2010. Perseroan memiliki sumber daya batubara 480 juta ton dan cadangan batubara 123 juta ton.
 
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Harum Energy Tbk, Ray Antonio Gunara, Kamis (2/9). "Sumber daya batubara perseroan sebesar 480 juta ton dan cadangan batubara sebesar 123 juta ton," katanya.
 

Batavia Prosperindo rilis RDPT baru

PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen telah menerbitkan reksadana penyertaan terbatas (RDPT) yang bernama Batavia Terbatas Ultima. Reksadana tersebut telah didaftarkan pada tanggal 1 September 2010 kemarin.
 

Sulistyo Budi, Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam keterbukaan informasi mengatakan, dalam pelaksanaannya, Batavia dibantu oleh bank kustodian yakni PT Bank Mandiri Tbk. 

AKPI Berhasil 'Buyback' 2 Juta Saham

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) telah berhasil melakukan pembelian kembali (buyback) terhadap 2 juta saham di pasar. Hal ini disampaikan Theodorus Leonardi, Corporate Secretary AKPI dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Kamis (2/9). Dijelaskan, proses buyback ini telah dilakukan sejak 26 Juli-31 Agustus 2010.

Perseroan merencanakan untuk melakukan buyback terhadap maksimal 10% modal disetor. Dana yang disiapkan untuk itu mencapai Rp80 miliar. Hingga priose berakhir, Perseroan baru menggunakan dana sebesar Rp2,28 miliar dan masih tersisa Rp580,56 juta. 

Usai Mengalami Koreksi Sesi II, Akumulasi Saham Tambang

Siang ini, IHSG terpantau memerah, dipicu aksi placement pada saham tambang. Namun, koreksi ini justru membuka momentum akumulasi pada sesi dua.
 
Pada perdagangan Kamis (2/9) sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup melemah 15,43 poin (0,49%) ke level 3.119,89. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45  juga turun 4,6900 poin (0,79%) ke level 588,69.
 

Sesi I Didera Profit Taking, IHSG Kepleset 15 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I hari ini melemah 15 poin setelah menguat cukup tinggi di awal perdagangan. Invesor memanfaatkan momentum kenaikan untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking).
 
IHSG dibuka naik ke level 3.135,707 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.159,724, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 3.135,316.
 

Investor Baru di Bank Kesawan Masih dalam Proses

PT Bank Kesawan Tbk (BKSW) masih memproses investor baru yang akan masuk ke Perseroan.
 
Menurut keterangan dari salah satu bagian corporate secretary Bank Kesawan kepada INILAH.COM, masuknya investor baru ini masih dalam proses finalisasi dan belum selesai. "Lagi proses," ujarnya tanpa bersedia menyebut nama investor tersebut.
 
Sebelumnya diberitakan perusahaan investasi asal Timur Tengah, Albarakah akan mengakuisisi Bank Kesawan dan mengubahnya menjadi bank umum syariah.
 

IPO, Harga Penawaran Harum Energy Rp5.000-6.300

Harga penawaran saham PT Harum Energy sebesar Rp5.000-6.300 dan akan melepas 650 juta saham baru saat penawaran saham perdana initial public offering (IPO) nanti.
 
Dari prospektus ringkas Harum Energy disebutkan pelepasan saham ini terdiri dari saham baru sebanyak 200.000 lembar atas nama dan 450.000.000 lembar saham, biasa atas nama pemilik PT Karunia Bara Perkasa sebagai pemegang saham penjual yang ditawarkan kepada masyarakat. Nilia nominal saham sebesar Rp100.
 

Rothschild Tangani IPO Garuda Indonesia

PT Rothschild Indonesia, anak usaha NM Rothschild & Sons ditunjuk menjadi penasihat keuangan dalam proses penawaran umum perdana saham (IPO) PT Garuda Indonesia yang aka dilaksanakan pada triwulan IV-2010.
 
"Ya, kami telah ditunjuk sebagai penasihat keuangan IPO Garuda," ujar Direktur Utama Rothschild Indonesia, Larry Sutikno ketika dihubungi detikFinance, Kamis (2/9/2010).
 
Syndicate content