- HOTS, best system with best buy/sell fees up to 0.08/0.18%
Welcome to eTrading Securities
| The Most Popular Online Stock Trading in Indonesia |
Fri, 09/03/2010 - 06:17 by Yani
Bursa saham Indonesia Jumat (3/9) ada potensi berbalik arah. Rekomendasi bagi saham yang memiliki potensi penguatan setelah keluarnya data inflasi, dari sektor perbankan dan konsumsi.
Analis Pasar Modal Batavia Prosperindo, Yusuf Ade Winoto memperkirakan, IHSG hari ini berpeluang rebound. Adanya placement beberapa saham yang menjatuhkan bursa kemarin, membuka potensi pembalikan arah pada IHSG hari ini.
Thu, 09/02/2010 - 16:23 by Yani
IHSG tidak mampu mempertahankan sentimen positif di awal perdagangan . Apresiasi bursa regional bahkan gagal meredam kejatuhan saham sektor tambang.
Pada perdagangan Kamis (2/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 13,167 poin (0,42%) ke level 3.122,149. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 juga turun 3,615 poin (0,61%) ke level 589,768.
Thu, 09/02/2010 - 16:12 by Yani
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (2/9) ditutup turun 13,17 poin (0,42%) ke level 3.122,15. Volume perdagangan mencapai 4,4 miliar lembar saham dengan nilai Rp4,08 triliun.
Pergerakan indeks diwarnai dengan 121 saham turun, 81 saham masih melemah dan 82 saham stagnan. Indeks saham JII turun 1,6 poin ke 489,77 dan LQ45 turun 3,6 poin ke 589,77.
Thu, 09/02/2010 - 16:08 by Yani
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 13 poin dan menjadi satu-satunya indeks saham yang terkoreksi di kawasan Asia. Aksi ambil untung (profit taking) massal sempat membuat IHSG terpuruk mendekati level 3.100.
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik ke level 3.135,707 dan kemudian lanjut menguat hingga sempat menyentuh level 3.159,724, naik 24 poin dari penutupan kemarin di level 3.135,316.
Thu, 09/02/2010 - 15:35 by Yani
Tiga pemegang saham PT Intiland Development Tbk (DILD) melepaskan 20,37% sahamnya di harga Rp 529, diskon 13,27% dari penutupan kemarin Rp 670 per saham. Harga saham DILD di pasar reguler pun terpuruk menyentuh batas bawah auto rejection di Rp 510.
Pada awal perdagangan sesi II, Kamis (2/9/2010) terjadi transaksi jual beli 2,112 miliar saham DILD di pasar negosiasi. Harga transaksi sebesar Rp 529, lebih rendah 13,27% dari penutupan kemarin Rp 670 per saham. Total nilai transaksi ini Rp 1,117 triliun.
Thu, 09/02/2010 - 15:11 by Yani
Prospek cerah sektor infrastruktur diyakini akan terjadi pada semester dua 2010. Fokus pemerintah terhadap pembangunan di sektor ini, menjadi penyemangatnya.
Kepala Riset Recapital Securities Pardomuan Sihombing mengatakan, sektor infrastruktur masih menarik diakumulasi. Prospektifnya sektor ini dipicu marjin (selisih) keuntungan yang menjanjikan. “Terlihat dari meningkatnya pertumbuhan proyek infrastruktur di semester kedua,” katanya.
Thu, 09/02/2010 - 14:51 by Yani
PT Harum Energy akan menawarkan saham green shoe sekitar 10% atau 65 juta saham untuk menjaga kestabilan harga saham.
Hal itu disampaikan Direktur PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman, Kamis (2/9). Iman menuturkan, pelepasan saham green shoe tersebut dilakukan bila ada kelebihan permintaan. Pelepasan saham green shoe ini dilakukan setelah 30 hari pencatatan saham perdana.
"Jadi green shoe untuk menstabilkan harga saham agar harga saham tidak turun di bawah harga saham IPO setelah listing," ujar Iman.
Thu, 09/02/2010 - 14:49 by Yani
Banpu Minerals Singapore Pte Ltd (Banpu) melepaskan 98,532 juta (8,72%) sahamnya di PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) pada harga Rp 36.150 per saham, diskon 8,01% dari penutupan kemarin Rp 39.300 per saham. Total nilai transaksi sebesar Rp 3,561 triliun.
Menurut Presiden Direktur ITMG, Somyot Ruchirawat, Kamis (2/9/2010), Banpu, anak usaha yang seluruh sahamnya dimiliki Banpu Public Company Ltd, sepakat menjual kepemilikan di ITMG sebanyak 98,5 juta dengan harga Rp 36.150 per lembar.
Thu, 09/02/2010 - 14:38 by Yani
PT First Media Tbk (KLBV) telah menandatangani perjanjian sewa guna usaha (leasing) dengan PT Ciptadana Multifinance senilai Rp10 miliar.
"Kami telah menandatangani leasing ini pada 30 Agustus 2010 kemarin," ujar Presiden Direktur First Media, Hengkie Liwanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (2/9).
Thu, 09/02/2010 - 14:27 by Yani
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) telah mengikuti Asean & India Conference pada 1-2 September 2010 di Singapura.
Hal ini disampaikan Hiramsyah S. Thaib, Presiden Direktur & CEO Perseroan dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Kamis (2/9).Dijelaskan, Perseroan mengikuti acara ini dengan menggandeng UBS. "Langkah ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi mengenai kinerja dan prospek Perseroan," ujarnya.
|