• HOTS, best system with best buy/sell fees up to 0.08/0.18%

Welcome to eTrading Securities

 The Most Popular Online Stock Trading in Indonesia


Saham Indomobil Melejit 920% Dalam Sebulan

Hingga saat ini, hampir tidak ada satu pun saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengalami kenaikan tajam berturut-turut hingga mencapai 920% dalam satu bulan, kecuali saham PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS). 
 
Jika pada akhir Juli 2010, saham IMAS masih di level Rp 1.000, pada awal September sudah menembus Rp 10.200 per saham.
 

Produksi Astra Motor Dorong Penjualan ASII

Dengan penambahan kapasitas produksi motor, akan mendorong peningkatan penjualan PT Astra Honda Motor (AHM) anak usaha Astra Intenational (ASII).
 
Hal itu dikutip dari riset E Trading Securities, Selasa (7/9). "Rencana dari AHM yang akan menambah kapasitas produksi motor juga akan berdampak berkurangnya waktu inden yang nantinya akan meningkatkan penjualan motor AHM ke depannya," katanya.
 

Unggul Indah Cahaya Bangun Perkantoran US$ 150 Juta

PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC), perusahaan penghasil bahan kimia Alkylbenzene (AB), berencana membangun gedung perkantoran di wilayah Gatot Subroto, Jakarta. Perseroan pun telah menyiapkan dana US$ 150 Juta untuk tahap awal pembangunan gedung tersebut.
 
Rencana pembangunan gedung perkantoran ini, melengkapi bangunan apartemen yang kini dalam proses penyelesaian. Pembangunan ini dilakukan perseroan sebagai upaya mengembangkan bisnis ke sektor properti. Sejatinya UNIC merupakan produsen tunggal alkylbenzene atau bahan baku pembuatan deterjen.

Inilah Saham Jual di Hari Terakhir Perdagangan

Bursa saham domestik sebenarnya masih dapat melanjutkan penguatannya. Namun, pada perdagangan sehari sebelum libur panjang Lebaran, investor disarankan profit taking.
 
Yuganur Wijanarka dari HD Capital mengatakan, di hari terakhir perdagangan ini, IHSG rentan terkoreksi, terutama setelah membentuk new high di atas 3.200. Investor pun direkomendasikan sell on strength bila masih terjadi kenaikan di beberapa saham yang sudah rally, “Hal ini untuk menghindari adanya koreksi teknikal,” ujarnya.
 

IHSG Pagi Dibuka Naik 15,15 Poin

Pada pergerakan IHSG Senin (6/9) pagi dibuka menguat 15,15 poin (0,47%) ke 3.232,3.
 
Pergerakan indeks diwarnai dengan 49 saham naik, 22 saham masih melemah dan 58 saham stagnan. Indeks saham JII naik 3,9 poin ke 499,13 dan LQ45 naik 3,5 poin ke 610,77.
 

Minyak Medco Hilang 3.000 Barel di Blok SSE dan Rimau

PT Medco Energy International Tbk (MEDC) melaporkan telah terjadi pencurian minyak mentah pada blok South Sumatera Exstension (SSE) serta blok Rimau, Sumatera Selatan. Dugaan sementera, pencurian dilakukan secara terencana dengan jumlah minyak yang tersedot mencapai 3.000 barel.
 
Demikian disampaikan Senior Manager Relation Division PT Medco Energy International Tbk, Aditya Mandala di Jakarta, Senin (6/9/2010) malam.
 

'Sell on Strength' Saham Telkom

Saham PT Telkom Tbk (TLKM) direkomendasikan Sell on Strength di kisaran 9.050-9.100.
 
Dengan pergerakannya yang berada dalam uptrend channel dan masih memiliki volume yang bergerak dalam trend turun serta berada di bawah rata-rata 20 harinya, TLKM kembali gagal dalam penetrasi pada level 100% retracement.
 
Sementara, Stochastic yang telah berada di area overboughtnya mulai menunjukkan akan adanya pembalikan arah yang dapat berakibat tertekannya pergerakan TLKM. "Kami
 

Peluang Sama, IHSG Diuji di 3.191-3.245

Pada perdagangan Selasa (7/9) ini, IHSG masih memiliki ruang menguat dan juga melemah dan diperkirakan berada di kisaran 3.191-3.245.
 
Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil melanjutkan penguatannya dan kembali mencetak rekor harga tertingginya yang baru. Dengan kenaikan ini IHSG juga telah mencapai target dari pola symmetrical trianglenya.
 
Potensi akan adanya tekanan jual ditunjukkan
 
oleh Stochastic yang telah berada di area
 

BNBR Masih Punya Utang Repo Rp416 Miliar

Paruh pertama di 2010, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatat kenaikan utang repo sebesar Rp416,915 miliar, atau naik 455,88% dari posisi sebelumnya hanya Rp75 miliar.
 
Demikian penjelasan resmi BNBR di Jakarta, Selasa (7/9). Sebelumnya, BNBR pernah melakukan Repo kepada Recapital Securities Rp155 miliar, Bapindo Bumi Sekuritas Rp50 miliar, Sekuritas Indopasific Investasi Rp29 miliar, dan Panin Sekuritas Rp25 miliar.
 

Rugi Bersih Bakrie & Brothers Melonjak 143% di Semester I-2010

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan kerugian bersih hingga 143,11% menjadi Rp302,782 miliar pada semester I-2010, dibandingkan posisi yang sama 2009 hanya Rp124,543 miliar.
 
Demikian publikasi laporan keuangan BNBR di Jakarta, Selasa (7/9). Kerugian ini meningkat akibat adanya kenaikan beban pajak sekitar 18,27% dari Rp3,305 miliar menjadi Rp3,909 miliar. Ditambah dengan beban bunga yang semakin membengkak dari Rp171,071 miliar menjadi Rp908,060 miliar.
 
Syndicate content